Mempraktikkan Teknik Zooming dan Panning

Dunia fotografi sangatlah luas. beragam foto dengan bebeerapa teknik dan efek dapat dihasilkan dalam fotografi. salah satu teknik dalam fotografi adalah teknik zooming dan teknik panning.

Membuat foto dengan Cara Zooming

Zooming merupakan salah satu teknik dalam fotografi yang memberi kesan bergerak pada objek yang difoto. teknik zooming yang berhubungan dengan shutter speed dengan menggunakan slow speed. Efek dari zooming akan berbeda ketika menggunakan kecepatan rendah saat membuat foto panning.

Jika pada panning efek geraknnya membentuk garis sejajar horizontal atau vertikal mengikuti seperti bergerak mendekati objek foto yang berada di titik tengah  dengan kecepatan tinggi.

Zooming hanya bisa dilakukan dengan menggunakan lensa zoom. Caranya dengan mengubah panjang fokus lensa. lensa digerakkan dari lensa panjang ke lensa pendek dengan diputar atau ditarik pada waktu bersamaan tombol kamera ditekan untuk merekam gambar

(http://gaya.tempo.co/read/1041123/lima-tips-membuat-foto-dengan-cara-zooming)

 

A. Mengenal Teknik Zooming pada Pengambilan Gambar

  1. Pengertian Teknik Zooming

Teknik zooming dalam fotografi merupakan teknik foto yang memberikan kesan gerak dengan fokus kepada satu titik ditengah, dengan mengubah pnjang fokus lensa pada saat exposure (pemotretan). Teknik ini seolah-olah objek foto menjauhi dan mendekati kamera. Teknik zooming menghasilkan foto yang terkesan fokus pada satu titik. pengambilan gambar dengan teknik ini perlu memilih backgroud yang kontras dengan variasi warna yang sesuai dan cocok. dengan begitu, akan menghasilkan gambar yang lebih baik

Kecepatan dan gerakan tangan saat mengubah fokus ketika memotret merupkan salah satu hal yang harus diperhatikan ketika mengambil gambar dengan teknik Zoom.. dalam waktu yang bersamaan titik fokus lensa diubah dengan cara menarik lensa zoom ke dalam atau kearah luar. perlu diingat bahwa melakukan teknik zoom ini digunakan lensa zoom. ukuran lensa zoom bervariasi seperti 20-80mm, 35-70mm, 80-200mm, dan 70-300mm.

Untuk dapat menerapkan teknik zoom maka perlu dilakukan latihan berkali-kali supaya terbiasa dalam mengatur fokus dan exposure. Karena untuk mendapatkan efek gerakan, kita perlu memotret dengan shutter speed yang lebih rendah daripada biasanya.

2. Hal yang diperhatikan dalam teknik zooming

Untuk dapat melakukan teknik zooming dibutihkan ketekunan dan latihan bebeerapa kali agar terbiasa mengatur fokus dan exposure. Beberapa hal yang diperhatikan dalam melakukan teknik zooming:

a. Menentukan fokus pada objek utama, kemudian putar lensa sampai pada zoom terdekat.

b. Melakukan zoom out pada lensa barsamaan dengan menekan shutter

c. menggunakan fokus manual untuk menjaga kualitas lensa.

d. mengatur speed pada kecepatan rendah.

e. Menggunakan tripot untuk menjaga fokus ketika memotret.

f. memperhatikan kombinasi warna dan kontras pada background foto yang diambil

3. Cara melakukan teknik zooming

Setelah mengetahui beberapa hal dalam teknik zooming, dibawah ini cara melakukkan teknik zooming.

a. Tentukan objek yang akan difoto (dipotret)

b. Pilihlah background yang memiliki kontras dengan banyak warna

c. Letakkan kamera pada tripod agar menjadi fokus ketika memotret

d. Pertama fokuskan objek tersebut tepat di tengah-tengah frame, kemudian zoom in sampai hampir penuh.

e. Putar zoom ini ke zoom out secara bersamaan saat menekan tombol shoot.

f. sebelumnya, aturlah fokus terlebih dahulu dalam model manual.

g pilihlah speed rendah sekitar 1/10s dan gunakan diafragma sesuai dengan backgroudn atau tempat yang dipilih

B. Mengenal Teknik Panning pada Pengambilan Gambar

  1. Pengertian teknik panning

Teknik panning merupaak sebuah teknik fotogrfi yang dilakukan dengan menggerakkan kamera sesuai dengan arah gerak objek yang menjadi target (yang akan difoto). Dengan teknik ini, menggerakkan kamera searah dengan arah gerakan objek dan objek tersebut tampak fokus, sedangkan background terlihat kabur. Prinsip ketika melakukan teknik panning yaitu, kamera harus fokus mengikuti kemana arah objek bergerak. Ciri-ciri foto dengan menggunakan teknik ini basanya memiliki fokus yang tajam terhadap objek yang bergerak, sedangkan backgrounnya tampak blur atau kabur

Ciri-ciri foto dengan menggunakan teknik panning biasanya memiliki fokus yang tajam terhadap objek yang bergerak, sedangkan backgroundnya tampak blur atau kabur. Teknik panning memang menekankan kesan artistik dari objek yang bergerak dengan cepat. Teknik panning berguna untuk mewakili atau menunjukkan sebuah pergerakan, menciptakan gerakan serta kecepatan tanpa tanpa mengaburkan objek. karena teknik panning berhubungan dengan gambar yang bergerak, maka dalam pengambilannya diperlukan kesetabilan tangan. Selain itu, teknik ini juga berkaitan dengan shutter speed yang digunakan disesuaikan dengan kecepatan pada objek yang akan difoto. Tidak semua pengambilan gambar atau foto memiliki aturan pengaturan speed yang sama. Hal ini dikarenakan kecepatan objek yang bergerak tentu berbeda-beda.

Misalnya orang berjalan dengan laju sepeda motor tentu berbeda bukan. ketika objek yang diambil dianggap kurang tajam maka hal yang dilakukan yaitu menaikkan shutter speednya. Dan shutter speedny.

Berikut ini contoh nilai shutter speed yang bisa diatur berdasarkan objek yang akan diambil.

a. Mobil berjalan bisa digunakan 1/50 detik

b. Balapan motor/mobil bisa digunakan 1/100 sampai dengan 1/200 detik

c. Orang bersepeda ontel dijalanan bisa digunakan 1/50 detik

d. Orang bersepeda gunung bisa dignakan 1/30 sampai dengan 1/50 detik

Background merupakan kunci keunikan dan keindahan dalam teknik panning. Sebaiknya kita memilih background yang memiliki banya warna, banyak detail dan memungkinkan fokus terarah pada objek.

2. Melakukan teknik panning

Teknik panning sebenaarnya sederhana untuk dilakukan. Yang diperlukan dalam teknik ini adalah kesabaran dan banyak latihan untuk mengasah feeling, melatih kelenturan tngan dalam mengikuti objek, serta memilih waktu yang tept untuk menekan tombol shutter.

Beberapa hal yang dilakukan sebelum melakukan pengambilan gambar dengan teknik panning antara lain:

a. Menyiapkan kamera untuk teknik panning

Untuk membuat foto panning, sebaiknya menggunakan mode shutter priority, sehingga kita bisa mengeset shutter speet diangka yang lebih rendah dibanding yang biasa kita gunakan. Berapa besar shutter speed yang harus dipakai tergantung pada kecepatan gerakan subjek yang akan difoto dan kecepatan relatif subyek terhadap kamera.

b. Cara fokus teknik panning

Kita dapat menggunakan autofokus maupun manual fokus ketika mengambil gambar dengan teknik panning. Manual fokus dinilai akan lebih konsisten meskipun lebih membutuhkan latian dan kesabaran. Kita juga dapat menggabungkan kedua mode fokus yaitu dengan menggunakan autofokus untuk mengeset titik fokus pada titik dimana objek akan berbeda (antisipasilah dimana posisi subjek akan berada), lalu setelah terkunci, switch ke manual fokus (MF).

Selain pengaturan fokus, ukuran set yang digunakan juga harus diperhatikan dengan baik. Gunakan set frame yang cukup lebar jangan terlalu ketat, berikan ruangan didepan dan belakang objek sehingga cukup leluasa melakukan panning dan subjek secara utuh tertangkap dalm frame.

c. Menggerakkan lensa dan kamera

Teknik paning diperuntukkan untuk gambar bergerak. Sehingga kita haru memastikan memiliki ruang yang cukup agar kamera dan lensa dapat mengikuti arah gerakan objek tanpa ada benda atu orang yang menghalangi didepan kamera agar subjek teap terlihat tajam, gerakan lensa harus tenang dan stabil dan arahnya hanya pada sumbu horizontal yaitu dari kanan ke kiri atau sebaliknya tanpa diikuti naik dan turun. Semakin lembut tan tenang cara kita mengikuti pergerakan dan irama objek utama, semakin tajam objek terlihat di foto.

 

 

 

Leave a Comment

Your email address will not be published.