Memberikan Efek Pada Gambar (Foto) Bitmap

Bab 17

Memberikan efek pada Gambar Bitmap

            Pada sebuah Gambar (Foto) komposisi digunakan dalam banyak hal yang digunakan untuk menghasilkan suatu karya atau produk dalam ukuran yang sesuai dan maksimal. Komposisi berarti keseimbangan, keselarasan, dan kesatuan dalam suatu karya. Dalam dunia fotografi, komposisi merupakan hal pentng yang harus dipahami oleh fotografer.

Komposisi dalam fotografi

            Komposisi bisa kita sebut juga sebagai selera seni yang sangat menentukan keindahan suatu gambar. Istilah “komposisi” tidak hanya berlaku untuk seni visual, tetapi juga seni musik, tari, sastra dan hamper semua jenis seni lainnya. Komposisi menggambarkan penempatan objek relative dan unsur-unsur dalam sebuah karya seni. Sehingga komposisi merupakan kunci dari sebuah karya seni yang baik

Tidak sulit untuk mengetahui tentang arti komposisi, termasuk juga dalam fotografi. Secara sederhana menyusun komposisi berarti menyusun elemen dengan cara yang sesuai dengan ide atau tujuan akhir. Contohnya adalah fotografi portrait atau fotografi still life dimana kita bisa mengatur subjek utama, pencahayaan maupun background sesuka hati. Lain hal dengan street fotografi karena membutuhkan antisipasi karena fotografer biasanya tidak memiliki pilihan untuk menggerakkan subjek tetapi bisa merubah sudut pandang untuk menunggu sampai momen terbaik itu datang.

(Dikutip dari:http://askhephotographer.com/2014/03/komposisi-dasar-dalam-fotografi/)

  1. Memahami komposisi Gambar dalam Fotografi

Teknik dan komposisi merupakan dua hal yang wajib dipahami dalam dunia fotografi. Karena tanpa memahami komposisi, tidak akan dapat menghasilkan foto yang sempurna. Komposisi artinya cara menata elemen-elemen dalam gambar, yang mencakup garis, bentuk, warna, dan gelap terang

Sebuah komposisi yang baik dapat menciptakan sebuah karya seni dari sebuah foto. Sebaliknya, komposisi yang tidak baik atau buruk dapat merusak makna sebuah foto secara keseluruhan. Sehingga, pesan yang ingin disampaikan oleh fotografer melalui media foto menjadi tidak tersampaikan dengan baik. Karena keindahan objek yang difoto akan lebih nyata dari kualitas gambar yang terekam.

Ada beberapa hal yang harus diperhatikan dalam menyusun komposisi dalam dunia fotografi antara lain:

  1. Dalam mengatur komposisi dalam dunia fotografi, kesan garis harus ditampilkan agar objek yang difoto lebih memiliki kesan yang mendalam.
  2. Memerlukan pengaturan shape dari suatu objek yang akan difoto. Hal ini berlaku ketika mengambil gambar sebuah objek ditengah keramaian. Supaya dapat menempatkan dalam sebuah titik agar objek tersebut terlihat menarik.

Komposisi dalam dunia fotografi berperan penting karena menentukan kualitas sebuah foto. Seorang fotografer harus memahami tentang hal yang berkaitan dengan komposisi. Karena tanpa pemahaman apapun, fotografer tidak dapat menghalilkan sebuah karya yang memiliki nilai seni.

Komposisi dalam dunia fotografi merupakan cara bagaimana gambar memmbagi bidang dalam sebuah gambar. Dengan pembagian yang benar, maka karya fotografi akan tampak lebih indah daripada karya yang mengabaikan unsur komposisi. Komposisi berawal dari proses ketika seseorang(fotografer) menentukan objek foto. Pada saat inilah, kamera sudah diarahkan untuk menentukan sudut bidikan yang memenuhi kaidah komposisi fotografi. Hal semacam ini berguna untuk memunculkan naluri. Naluri berperan untuk menilai layak tidaknya sebuah objek dijadikan bahan pemotretan.

Beberapa fungsi kompusisi yang bertujuan untuk meningkatkan kualitas dan makna dari sebuah foto (gambar). Adapun fungsi tersebut antara lain:

  1. Menjadikan sebuah objek sederhana menjadi bermakna

Misalnya, sebuah kaos kaki yang berlubang, jika difoto begitu saja maka kurang memiliki makna. Tetapi, jika difoto dengan latar belakang seorang laki—laki tua pekerja bangunan, maka kaos kaki tersebut memiliki makna yaitu kerja kerasnya perjuangan laki-laki tua ditempat kerja

  1. Menguatkan kesan

Misalnya, seorang peserta didik yang sedang menyelesaikan soal ujian dengan ekspresi kening yang berkerut, memiliki kesan kuat bahwa peserta didik tersebut sedang berfikir keras menemukan jawaban

  1. Focus

Penggunaan komposisi yang tepat akan memudahkan orang yang melihat foto mengetahui focus apa yang menjadi objek bidikan dari fotografer

  1. Mendramatisir objek

Misalnya kabut di pagi hari yang terkena sinar matahari yang menerobos di balik pepohonan, akan menciptakan kesan melankolis pada lingkungan tersebut

(http://www.anneahira.com/komposisi-dalam-fotografi.htm)

 

  1. Macam-macam komposisi Gambar dalam Fotografi

Setelah memahami elemenn dan beberapa hal dalam komposisi fotografi, selanjutnya adalah menerapkan dalam fotografi langsung yang terbagi menjadi beberapa macam teknik koposisi. Adapun macam-macam komposisi gambar dalam fotografi antara lain sebagai berikut.

  1. The Golden Ratio

Teknik komposisi the Golden ratio adalah teknik komposisi yang membagi layar kita kedalam beberapa bagian dengan perbandingan 1:1.618.

  1. Golden Tiangles

Golden Triangles adalah salah satu teknik komposisi fotografi yang dilakukan dengan cara membagi gambar secara diagonal dari sudut yang satu ke sudut yang lain kemudian menarik garis dari satu sudut yang lain hingga bertemu di garis pertama dengan sudut 90 drajad. Selanjutnya, meletakkan elemen-elemen fotografi hingga jatuh didalam tigabuah segitiga yang dihasilkan. Komposisi ini dapat digunakan untuk semua jenis fotografi, misalnya portrait, landscape, macro, dan lain-lain

  1. Rule of Thirds

Rule of Thirds adalah sebuah teknik komposisi yang paling banyak digunakan oleh fotografer. Dengan rule of Thirds, pusat perhatian ditempatkan pada setiap titik simpang garis yang membagi gambar atau foto dari atas ke bawah dan dari kiri ke kanan. Teknik  ini berguna untuk mebentuk struktur komposisi sebuah gambar. Seiring perkembangan teknologi, beberapa produsen menawarkan sebuah rentang garis pada layar display kamera digital untuk membantu fotografer dalam membentuk komposisi sebuah gambar atau foto.

  1. Balance

Balance digunakan ketika menggunakan teknik komposisi Rule of Thirds atau The Golden Ratio, dengan tujuan agar gambar memiliki keseimbangan. Sebuah foto yang memiliki subjek lebar dan berada di posisi paling depan dari objek yang lain dapat menciptakan sebuah gambar yang terlihat terlalu berat sebelah. Kita dapat menciptakan beberapa keseimbangan dengan menyertakan sebuah elemen yang kurang penting atau sebuah elemen yang tampil lebih kecil di belakang.

  1. Leading Lines

Teknik leading lines membantu mata orang yang melihat tertuju pada titik pusat dan focus perhatian pada beberapa elemen penting yang ada pada sebuah gambar atau foto. Teknik ini membantu menciptakan sebuah ilusi kedalaman atau ilusi jarak dalam sebuah komposisi. Contoh penggunaan komposisi ini adalah tembok atau pola-pola atau jalan.

  1. Lighting (Pencahayaan)

Lighting dapat menambah atau memberikan efek dramatis ke dalam foto. Biasanya kita membutuhkan sumber cahaya dibelakang kita ketika memotret. Lighting terdiri dari tiga macam yaitu backlighting, sidelighting, dan floor lighting. Backlight terjadi pada saat sumber cahaya berada didepan lensa  dan di belakang objek sehingga menciptakan gambar siluet. Sidelighting (pencahayaan dari samping) efektif dalam mengomunikasikan kekuatan emosi. Sedangkan floor lighting adalah sebuah teknik yang menempatkan sebuah sumber cahaya di depan dan  di bawah objek untuk menimbulkan kesan misteri

  1. Fill The Frame

Dalam komposisi ini, objek memenuhi freme dan hanya menyisakan sedikit ruang atau bahkan tidak ada ruang sama sekali. Sehingga orang yang melihatnya benar-benar focus pada objek utama tanpa terganggu dengan hal-hal yang lainnya

  1. Leaving Space

Komposisi ini menciptakan kesan yang sederhana dan minimalis. Dalam komposisi ini, memperlihatkan ruang kosong disekitar objek yang luas.

  1. Textures

Adalah cara lain yang dapat kita gunakan untuk menciptakan dimensi dalaham sebuah foto. Dengan melakukan zoom ini pada permukaan yang bertekstur, membuatnya seperti foto yang hidup dalam tiga dimensi

  1. Pattern (Pola)

Pola dapat kita temukan di mana-mana. Berupa kreasi dari alam atau buatan. Sebuah pola atau pattern secara visual kita lihat karena pola atau pattern menyajikan harmoni dan irama tertentu

(https://pakarkomunikasi.com/macam-macam-komposisi-fotografi)

Leave a Comment

Your email address will not be published.