Analisis Video Sesuai Naskah Produksi

Bab 16

A. Menyusun Naskah Skenario

Naskah berfungsi sebagai pedoman bagi kita dalam pembuatan film, artinya menjadi penuntun kita dalam pengambilan gambar dan suara. Jadi sebuah naskah pada umumnya berisi tentang urutan gambar yang harus diambil dengan kamera dan suara yang haru direkam baik itu berupa narasi, dialog, musik maupun sound effect.

Agar lebih mudah, (bagi pemula) lembaran naskah dibagi menjadi dua kolom. Pada kolom sebelah kiri dituliskan urutan gambar yang akan diambil dengan kamera serta menjelaskan tentang sudut pengambilan gambar itu. Jadi pada kolom ini dapta diketahui apakah gambar harus diambil dari close up, medium shot, long shot, dan sebagainya. Pergerakan kameera dari kiri ke kanan, atas ke bawah, jauh ke dekat dan sebagainya dapat juga dituliskan dalam kolom ini. Kolom ini dinamakan kolom visual.

Sedangkan untuk kolom sebelah kanan dicantumkan narasi atau dialog para pemain, musik, sound efek dan suara lain yang harus direkam. pada kolom ini dapaat diketahui apakah suara yang direkam berupa background ataukan transisi dan sebagainya. kolom ini dinamakan kolom audio. Untuk membedakan, tokoh pemain ditulis dengan huruf kecil. Berikut iniĀ  poin-poin susunan penulis nakah skenario.

  1. Identifikasi Program

Identifikasi program berisi tentang program atau film yang akan diproduksi, Bagian ini terdiri dari judul, sasaran/audience, tujuan, materi program, durasi, dan format program.

  1. Sinopsis

Sinopsis atau ringkasan cerita diperlukan untuk memberikan gambaran secar ringkas tentan tema atau pokok cerita secara keseluruhan dalam film.

Sinopsis dapat berisi tentangĀ  hal-hal berikut:

a. Garis besar jalan cerita

b. Tokoh protagonis

c. Tokoh antagonis

d. Tokoh-tokoh penting penunjang langsung plot utama maupun sub plot.

e. Problem utama dan problema-problema penting yang sangat berpengaruh pada jalan cerita.

f. Motif utana dan motif-motif pembantu action yang penting

g. Klimaks dan penyelesaian

h. Kesimpulan

2. Treatment

Sebelum naskah menjadi sebuah skenario film maka sangat perlu untuk membuat treatment. Treatment adala uraian yang menggambarkan alur penyajian sebuah alur cerita film. Agak berbeda dengan sinopsis, treatment mencoba memberikan uraian ringkas secara deskriptis tentang bagaimana suatu episode suatu cerita. Dengan membaca treatment kita mendapat gambaran urutan adegan visual yang akan nampak pada screen.

Cara penyampaian pada bagian treatment harus sudah fimik dan seplastis mungkin agar mudah dibayangkan dan merangsang imajinasi. Maka penutuannya dibuat pendek-pendek. Pembaca diharapkan sudah bisa membayangkan adegan yang dimaksud

3. Storyboard

Storyboard adalah rentetan gambar yang menerangkan detail pengambilan adegan dei adegan. Biasanya adegan digambar seperti format komik. Dalam hal ini tidak dituntut keahlian menggambar, yang dipentingkan adalah gambar dapat dipahami dan menterjemahkan adegan.

4. Skenario

Skenario adalah naskah yang berisi cerita atau gagasan yang telah didisain cara penyajiannya, agar komunikatif dan menarik disampaikan dengan media film. Nama lainnya adalah screenplay atau film script. Skenario merupakan petunjuk operasional dalam pelaksanaan pengambilan gambar. Dalam skenario sudah tampak teknik pengambilan gambarnya serta dialog lengkapnya.

Karena skenario lebih merupakan naskah kerja di lapangan, maka kaliat-kalimat deskripsi harus pendek-pendek, agar cepat memberikan pengertian, dan segera bisa memproyeksi adegan film pada kayalan si bembaca.

 

Leave a Comment

Your email address will not be published.